Padang — Polda Sumatera Barat mengkoordinir pelaksanaan dan pendistribusian 57 ekor hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang di himpun dari pemerintah daerah, BUMN, PT Hutama Karya, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen sosial di Sumatera Barat.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Apel Satbrimob Polda Sumbar, Senin (25/5/2026), tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam memastikan pelaksanaan kurban berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran di tengah masyarakat.
Sebanyak 49 ekor sapi dan 8 ekor kambing disalurkan kepada masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat, termasuk kawasan yang dilalui proyek strategis nasional Jalan Tol Padang–Bukittinggi.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bersama jajaran pejabat utama Polda hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama perwakilan PT Hutama Karya, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta kelompok penerima manfaat.
Melalui koordinasi terpadu tersebut, Polda Sumbar tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan sosial, tetapi juga memastikan seluruh proses distribusi dan pelaksanaan kurban berlangsung kondusif, tertib, dan mampu memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengoordinasikan kolaborasi sosial agar momentum Iduladha dapat berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ” Ulas Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Susmelawati Rosya Selepas Kegiatan.
Distribusi hewan kurban diprioritaskan bagi masyarakat di lima nagari yang berada di sekitar jalur pembangunan tol Padang–Bukittinggi, meliputi wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Bukittinggi. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke sejumlah titik di Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Kota Padang, hingga Kabupaten Lima Puluh Kota.
Tidak hanya masyarakat umum, panitia kurban turut menyalurkan bantuan kepada panti asuhan, pengurus mushola, organisasi wartawan, serta penghuni asrama polisi sebagai bagian dari pemerataan distribusi manfaat kurban.
Wali Nagari Kapalo Hilalang, Hendrizal B, menyampaikan apresiasi atas langkah Polda Sumbar yang dinilai mampu membangun koordinasi dan kebersamaan lintas sektor dalam kegiatan sosial keagamaan tersebut.
“Kami melihat kegiatan ini bukan sekadar penyaluran hewan kurban, tetapi bentuk kepedulian dan sinergi yang mampu mempererat hubungan antara aparat, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, ” ujarnya.
Polda Sumbar menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan akan terus diperkuat sebagai bagian dari strategi membangun stabilitas kamtibmas yang kondusif, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.
Melalui kegiatan itu, Polda Sumbar berharap semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan kedekatan antara institusi negara dengan masyarakat dapat terus terjaga di seluruh wilayah Sumatera Barat.
(Berry)

Dina Syafitri