Padang Pariaman, Sumbar— Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta meninjau langsung Hunian Sementara Talao Mundam, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (13/5/2026), guna memastikan proses pemulihan masyarakat terdampak bencana berjalan optimal.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peliputan program Kepolisian Presisi Melayani Episode I Kompas TV bertema “Penanganan Pascabencana di Sumatera Barat”.
Dalam kegiatan itu, Kapolda Sumbar didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumbar, Bupati Padang Pariaman, Sekretaris Daerah Padang Pariaman, serta Kapolres Padang Pariaman beserta jajaran.
Setibanya di lokasi, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta langsung menyapa dan berdialog dengan warga penghuni huntara. Kapolda mendengarkan berbagai keluhan, kebutuhan, hingga perkembangan kondisi masyarakat pascabencana.
Kapolda menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya saat proses tanggap darurat, tetapi juga dalam mendampingi masyarakat hingga masa pemulihan selesai.
“Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara di tengah situasi sulit. Pemulihan pascabencana bukan hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi memastikan masyarakat dapat kembali bangkit dan menjalani kehidupan secara normal, ” ujar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta.
Selain berdialog dengan warga, Kapolda juga meninjau kegiatan trauma healing yang dilakukan Polwan Polres Padang Pariaman kepada anak-anak penghuni huntara. Kegiatan tersebut bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar kembali ceria dan merasa aman setelah terdampak bencana.
Rombongan juga mengecek pelayanan Posko Kesehatan Polri yang disiapkan untuk masyarakat di kawasan huntara. Posko tersebut memberikan layanan kesehatan dasar bagi warga selama masa pemulihan berlangsung.
Sebagai bagian dari program pemulihan jangka panjang, Kapolda Sumbar bersama jajaran turut melakukan penanaman pohon dan pelepasan bibit ikan di kawasan huntara. Program tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga terdampak bencana.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya pulih dari sisi tempat tinggal, tetapi juga memiliki peluang untuk bangkit secara ekonomi. Penanaman pohon dan budidaya ikan ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, ” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumbar juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga penghuni huntara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.
Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta turut mengapresiasi kuatnya budaya gotong royong masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi bencana. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.
“Budaya kebersamaan masyarakat Sumbar sangat luar biasa. Semua pihak bergerak bersama membantu masyarakat sehingga proses recovery dapat berjalan lebih cepat dan baik, ” pungkasnya.
(Berry)

Dina Syafitri