Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Sijunjung terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi damai di tengah masyarakat. Melalui Bhabinkamtibmas Nagari Sijunjung, aparat kepolisian bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) mengawal langsung jalannya mediasi terkait izin proses pembangunan sekolah oleh Yayasan Muhammadiyah Kabupaten Sijunjung, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan musyawarah yang bertempat di Jorong Pasar, Nagari Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, ini berlangsung sekira pukul 14.00 WIB. Mediasi dilakukan untuk mempertemukan pihak Yayasan Muhammadiyah dengan Mamak Kepala Waris beserta Kaum Suku Melayu Sijunjung guna membahas izin penggunaan dan proses pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
“Mediasi ini ditempuh sebagai langkah preventif guna menghindari segala bentuk kesalahpahaman atau tindakan yang tidak diinginkan antara kaum Suku Melayu dan pihak Yayasan Muhammadiyah, ” ujar perwakilan aparat kepolisian setempat.
Berdasarkan hasil musyawarah yang dilaksanakan secara kekeluargaan tersebut, diperoleh titik terang dan kesepakatan bersama. Kaum Suku Melayu Sijunjung secara resmi menyatakan menerima dan tidak keberatan atas rencana pembangunan sekolah yang akan dilaksanakan oleh Yayasan Muhammadiyah di Jorong Pasar.
Kedepankan Pendekatan Humanis dan Pesan Kamtibmas
Dalam kesempatan yang sama, Bhabinkamtibmas Nagari Sijunjung juga aktif menyampaikan berbagai pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada warga yang hadir. Ia mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, menghindari tindakan main hakim sendiri, serta selalu mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan sosial.
Langkah mediasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima serta menyelesaikan konflik atau permasalahan warga melalui pendekatan yang persuasif dan humanis.
Hadir dalam kegiatan penting tersebut Camat Sijunjung, Wali Nagari Sijunjung, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sijunjung, Mamak Kepala Waris Kaum Suku Melayu Sijunjung, perangkat nagari, serta staf perangkat Yayasan Muhammadiyah. (*)

Dina Syafitri