Pariaman, Sumbar – Polres Pariaman menghadirkan program bimbingan belajar gratis bertajuk “Polisi Mengajar English” sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuan Bahasa Inggris anak-anak serta pelajar di tengah perkembangan era digital.
Program tersebut digagas personel Satlantas Polres Pariaman, Aiptu Rodi Salam, yang secara sukarela mengajar peserta didik mulai usia dini hingga remaja. Kegiatan itu mendapat apresiasi dari Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi karena dinilai menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan.
Kapolres Pariaman mengatakan kemampuan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi saat ini.
“Pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan anak-anak. Kemampuan Bahasa Inggris sangat diperlukan agar generasi muda memiliki daya saing di era digital, ” ujar AKBP Andreanaldo Ademi.
Saat ini, kegiatan belajar mengajar masih memanfaatkan gedung Satlantas Polres Pariaman sebagai lokasi pembelajaran sementara. Ke depan, Pemerintah Kota Pariaman bersama Dinas Pendidikan Kota Pariaman disebut akan mendukung pembangunan gedung khusus untuk pusat kegiatan belajar.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hingga kini, jumlah peserta tercatat hampir mencapai 200 orang dengan rentang usia 5 hingga 18 tahun.
Para peserta dibagi dalam tiga kelompok belajar, yakni kelas usia 5–9 tahun, 10–14 tahun, dan 15–18 tahun agar proses pembelajaran lebih efektif sesuai tingkat usia.
Selain Aiptu Rodi Salam, kegiatan mengajar juga didukung Brigadir Nova Asra Dewi, Ilham Hamdani, S.Ag., serta Suryana Sari, S.Pd. Seluruh pengajar memberikan materi secara sukarela tanpa memungut biaya dari peserta.
Program “Polisi Mengajar English” dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu pukul 15.00 WIB dan Sabtu pukul 10.00 WIB. Peserta nantinya juga akan memperoleh sertifikat Bahasa Inggris sebagai bentuk apresiasi atas proses belajar yang telah diikuti.
Program sosial pendidikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dan pelajar di Kota Pariaman dalam menguasai Bahasa Inggris sekaligus menjadi contoh sinergi positif antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi persaingan global.
(Berry)

Dina Syafitri