Padang, Sumbar — Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 dimanfaatkan Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, memperkuat semangat nasionalisme, menjaga persatuan, serta meningkatkan literasi digital di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin kompleks.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan kebangsaan saat ini yang tidak hanya berkaitan dengan ancaman fisik, tetapi juga ancaman sosial dan digital yang dapat memecah persatuan bangsa.
Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional harus dimaknai sebagai upaya bersama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, memperkuat rasa cinta tanah air, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan membangun karakter generasi penerus yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, ” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Rabu (20/5/2026).
Ia mengatakan, perkembangan teknologi informasi saat ini membawa tantangan baru bagi kehidupan masyarakat, mulai dari penyebaran hoaks, provokasi di media sosial, hingga lunturnya nilai persaudaraan dan toleransi.
Karena itu, menurutnya, generasi muda perlu dibekali kemampuan literasi digital agar mampu memilah informasi secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial maupun persatuan nasional.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat, mengedepankan etika dalam bermedia sosial, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, ” katanya.
Sebagai bagian dari institusi Polri, lanjutnya, Polda Sumbar berkomitmen tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai kebangsaan, dan menciptakan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat yang kondusif.
Ia menambahkan, keamanan daerah hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat mampu menjaga solidaritas, memperkuat budaya gotong royong, dan saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga diharapkan menjadi refleksi bersama bahwa perjuangan membangun bangsa masih terus berlangsung dan membutuhkan kontribusi seluruh lapisan masyarakat.
Kombes Pol Susmelawati Rosya berharap semangat perjuangan para pendiri bangsa dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Dengan semangat Kebangkitan Nasional, mari bersama menjaga optimisme, memperkuat persaudaraan, dan membangun Indonesia yang aman, damai, serta bermartabat, ” tutupnya.
(Berry)

Dina Syafitri