Agam, Sumbar— Personel Polsek Tanjung Mutiara meningkatkan patroli pengamanan di kawasan wisata Muaro Mati dan Tempat Pelelangan Ikan Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas wisatawan dan warga saat akhir pekan.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dipimpin Kanit Samapta Aipda Refren R bersama Kanit IK Robi Zulfianus SH dengan menyisir sejumlah titik keramaian di kawasan pantai dan area TPI.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan pemberatan.
Kapolsek Tanjung Mutiara, Iptu Robi Andrisno, mengatakan patroli rutin di kawasan wisata merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan.
“Kegiatan KRYD ini kami lakukan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas di lokasi wisata maupun di area TPI. Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama menjaga kendaraan dan barang bawaan saat berkunjung ke pantai, ” kata Robi Andrisno.
Selain pengamanan, polisi juga mengingatkan pengunjung agar tidak mandi di area pantai demi menghindari potensi kecelakaan laut.
“Kami juga mengingatkan pengunjung agar tidak mandi-mandi di pantai demi keselamatan bersama. Kesadaran masyarakat sangat penting agar aktivitas wisata tetap aman dan nyaman, ” ujarnya.
Menurut Robi, kehadiran personel kepolisian di lokasi wisata tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat dan pengunjung.
Pantauan di kawasan Muaro Mati menunjukkan lokasi wisata tersebut dipadati warga lokal yang memanfaatkan libur akhir pekan bersama keluarga. Sementara itu, aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan berjalan normal dengan aktivitas nelayan yang cukup ramai sejak pagi.
Polsek Tanjung Mutiara memastikan patroli dan kegiatan preventif akan terus dilakukan secara berkala, terutama di kawasan wisata dan titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
(Berry)

Dina Syafitri